Obat Herbal, Demi Indonesia Sehat

Screen Shot 2016-01-17 at 8.08.39 AM

Pada tahun 2007, tingkat konsumsi masyarakat akan obat herbal mencapai 6 triliun dan kondisi ini masih terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2012, mencapai 13 triliun. 

Sejak zaman dahulu, obat herbal sudah menjadi tren kesehatan dikalangan masyarakat, terutama masyarakat pedesaan dan pelosok negeri yang minim akses dan sarana kesehatan. Mudahnya mendapatkan tanaman obat-obatan sebagai bahan dasar untuk membuat obat herbal menyebabkan masyarakat di daerah pedesaan dan pelosok lebih memilih obat herbal dari pada obat konvensional atau obat kimia. Disamping itu, harganya pun relatif lebih terjangkau atau bahkan gratis apabila mencari sendiri tanaman obatnya. Namun, sekarang sudah ada produk obat herbal yang diproduksi massal, sehingga hal ini lebih memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya. Obat herbal diyakini oleh sebagian besar masyarakat jauh lebih baik bagi tubuh dari pada obat-obatan yang berasal dari zat kimia.

Sampai saat ini pun, kebutuhan obat herbal dikalangan masyarakat masih begitu besar , bahkan semakin meningkat. Tidak hanya dikalangan masyarakat pedesaan atau pelosok, kalangan masyarakat kota pun sudah mulai banyak yang lebih memilih obat herbal sebagai solusi kesehatan. Pada tahun 2007, tingkat konsumsi masyarakat akan obat herbal mencapai 6 triliun dan kondisi ini masih terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2012, mencapai 13 triliun. Kebutuhan masyarakat akan obat herbal diperkirakan akan terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan. Selain digunakan dalam pengobatan penyakit, obat herbal juga banyak digunakan dalam bidang kecantikan dan juga untuk meningkatkan kesehatan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.

Walaupun obat herbal jauh lebih aman, namun penggunaan obat herbal yang tidak sesuai dengan dosis dapat berbahaya bagi tubuh. Untuk itu, diperlukan peran serta pemerintah untuk memproduksi obat herbal agar sesuai dengan takaran masing-masing obat.  Dan tidak semua obat herbal yang sama dapat bermanfaat untuk orang yang berbeda dengan penyakit yang sama.

Meskipun demikian, penggunaan obat herbal yang sesuai dosis jauh lebih aman karena efek sampingnya yang lebih sedikit. Seiring berkembangnya waktu, semakin banyak masyarakat yang beralih dari mengkonsumsi obat kimia ke obat herbal. Kesadaran masyarakat yang semakin tinggi akan pentingnya kesehatan merupakan salah satu faktornya. Dengan khasiat yang hampir sama dan efek samping yang lebih kecil, obat herbal jauh lebih diminati masyarakat.

Belajar dari negara-negara penghasil obat herbal seperti Cina, Indonesia seharusnya mampu bersaing di pasar internasional sebagai penghasil obat herbal. Apalagi, faktor keaneka ragaman hayati di Indonesia sangat mendukung Indonesia untuk menjadi negara penghasil obat herbal. Di Indonesia terdapat lebih dari 130.000 jenis tanaman herbal. Kondisi ini seharusnya dapat menguntungkan Indonesia jika mampu mengolahnya dengan baik. Dari 130.000 lebih jenis tanaman herbal tersebut, baru 130 jenis tanaman saja yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Dengan lebih meningkatkan pemanfaatan tanaman herbal menjadi obat herbal sebagai salah satu komoditi ekspor, Indonesia berpeluang besar untuk dapat meningkatkan  perekonomiannnya. Selain menguntungkan bagi Indonesia, hal tersebut juga akan menguntungkan bagi investor-investor yang ingin menanamkan modalnya untuk mendirikan perusahaan-perusahaan obat herbal.Munculnya perusahaan-perusahaan baru yang memproduksi obat herbal, akan menyerap lebh banyak tenaga kerja sehingga tingkat pengangguran akan menurun dan berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

Selain itu, dengan harga yang lebih terjangkau, obat herbal dapat menjadi solusi terbaik bagi kesehatan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Dengan demikian, maka tingkat kesehatan masyarakat pun akan meningkat sehingga berdampak pula pada tingkat produktivitas masyarakat yang akan meningkatkan perekonomian. Tingkat kesehatan masyarakat juga merupakan faktor terpenting dalam kemajuan bangsa. Seperti ungkapan dalam bahasa latin, “Mens sana in corporesano”. Yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Peran serta pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan obat herbal demi Indonesia yang sehat dan lebih baik.

sumber :

OLEH : ISNAL HUDA NUGROHO

bisnis . com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*