Pisang untuk Kesehatan Jantung

Screen Shot 2016-01-17 at 9.51.52 PM

Pada penderita hipertensi, tekanan aliran darah yang meninggi akan menaikkan pergeserannya dengan dinding pembuluh darah. Jika kenaikannya mendadak bisa menyebabkan dinding pembuluh darah pecah. Jika pembuluh otak yang pecah akan menyebabkan stroke. Hasil analisis terhadapn 33 kasus yang dilakukan para peneliti dari John Hopkins Medical Instituion di Baltimore menunjukkan orang yan diberi suplemen kalium (paling sedikit 2,5 gram atau sebanding dengan 6 buah pisang) selama beberapa hari mengalami penurunan tekanan sistolik lebih dari 3 poin dan diastolik mendekati 2 poin.

Untuk menjaga kesehatan jantung, buah pisang memiliki efek antasid, sehingga bila merasa hati seperti terbakar, makan buah ini akan meringankan rasa sakit. Makan pisang secara teratur dapat mengurangi risiko stroke sebesar 40 persen.

Kandungan kalium yang tinggi dan natrium yang rendah dalam buah pisang bermanfaat dalamĀ  membantu mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga tekanan darah pun akan stabil. Berdasarkan penelitian kandungan pada buah tropis ini menunjukkan bahwa kalium dalam jumlah tinggi pada pisang (lebih dari 13%) dapat menurunkan tekanan darah seseorang, sehingga mengurangi risiko seseorang terkena aterosklerosis, penyakit jantung, dan stroke.

Manfaat buah pisang untuk kesehatan jantung lainnya adalah kandungan potassium didalam buah pisang dapat menormalkan dan menetralkan denyut jantung manusia, menjaga kadar air dalam tubuh hingga membantu mengirimkan oksigen ke otak. Kandungan potasium pada pisang memberikan efek menenangkan pada pikiran yang sedang suntuk. Karena penyakit jantung dapat berawal dari kerja otak berlebih yang berakibat pada denyut jantung yang tidak teratur. Sehingga rutin mengkonsumsi buah pisang dapat membantu melancarkan kinerja jantung dalam tubuh sehingga proses metabolisme dan pencernaan dalam tubuh berjalan normal.

Para peneliti dari U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute menemukan bahwa orang yang pada keadaan normal memiliki tekanan darah cukup tinggi, risiko terhadap penyakit jantung meningkat sebesar 24 persen terhadap setiap kenaikan kadar natrium dalam tubuhnya.

Salah satu fungsi kalium adalah untuk membantu mengirimkan impuls saraf yang mempengaruhi detak jantung. Asupan kalium yang cukup sangat penting bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, gagal jantung, atau masalah pada detak jantung.

Meskipun Anda tidak dapat mengobati atau mencegah penyakit jantung hanya dengan memenuhi asupan kalium saja, tetapi banyak penelitian menunjukkan bahwa dengan memenuhi kebutuhan kalium bermanfaat besar bagi kesehatan jantung. Dalam satu studi disebutkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi yang mengonsumsi suplemen kalium dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga sekitar 8 poin.

Tapi Anda tidak harus minum pil kalium untuk memperoleh manfaat jantung sehat. Buah-buahan, sayuran, dan makanan rendah lemak susu dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik lebih rendah hingga lebih dari 10 poin pada orang dengan tekanan darah tinggi.

Pastikan kebutuhan kalium Anda tercukupi dengan makan lebih banyak buah dan sayuran. Buah dan sayuran memilik kandungan kalium yang tinggi, rendah sodium, bebas lemak jenuh dan kolesterol yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol untuk mengurangi risiko penyakit jantung

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*