15 Perusahaan Terbesar di Dunia

Screen Shot 2016-01-18 at 9.09.28 AM

Inilah ikon-ikon bisnis legendaris dunia yang ikut membentuk wajah peradaban kita di masa kini dan masa depan. Kalau saja Anda bisa berkarir di salah satu perusahaan multinasional raksasa ini, mungkin masa depan Anda akan lebih terjamin :)

Siapa saja 15 ikon bisnis global ini?

Peringkat 15 perusahaan terbesar di dunia ini adalah dilihat dari sisi NET PROFIT. Sebab mungkin variabel ini merupakan salah satu kunci untuk melihat kejayaan sebuah bisnis. Data net profit adalah dari data terkini yang tersedia.

Berikut peringkat 15 Perusahaan Terbesar di Dunia dilihat dari sisi net profit per tahun.

1. Apple : net profit 500 triliun
2. Exxon : 400 triliun
3. Microsoft : 286 triliun
4. Samsung Electronics : 280 triliun
5. JP Morgan Chase : 270 triliun

6. Berkshire Hathaway : 260 triliun
7. Toyota : 250 triiliun
8. Chevron : 245 triliun
9. Walmart : 200 triliun
10. Johnson and Johnson : 200 triliun

11. Nestle : 195 triliun
12. General Electric : 195 triliun
13. Royal Dutch Shell : 180 triliun
14. Volkswagen : 180 triliun
15. Google : 180 triliun

Ada beberapa catatan yang layak di-dedahkan untuk membaca data peringkat 15 perusahaan terbesar di dunia tersebut.

Catatan # 1 : Massive Profit. Seperti yang kita baca, net profit tertinggi diraih oleh Apple dengan anga yang sangat fenomenal : 500 triliun, dan lalu Exxon dengan angka 400 triliun.

Kemampuan ikon-ikon bisnis untuk menciptakan profit yang fantastik makin menegaskan pengaruh mereka dalam peradaban modern kita saat ini. Peradaban masa kini memang dikuasai oleh ”organisasi bisnis” (bukan oleh negara dan aparatnya, insitusi agama dan sosial atau juga LSM atau lembaga non profit).

Kita mungkin bisa menyebut mereka sebagai “ikon-ikon kapitalisme global”.

Dan dengan muram kita mesti menyebut : produk-produk kapitalisme global itu kita nikmati sehari-hari. Kita mungkin suka minum kopi dari Nescafe (Nestle), memakai HP merk Samsung, dan pasti menggunakan laptop dengan operating system Windows dari Microsoft atau Apple. Dan mungkin ada yang naik Toyota Avanza kalau ke kantor.

Namun kita mungkin harus mengakui : dunia bisnis-lah yang memang paling kreatif menciptakan value (bukan lembaga sosial, pemerintah, atau lainya).

Data-data profit 15 perusahaan raksasa diatas dengan tegas menunjukkan : betapa mereka memiliki kekuatan yang sangat powerful untuk menciptakan “high value added activities”.

Catatan # 2 : Oil-based Economy vs Digital Economy. Daftar 15 perusahaan terbesar di dunia itu juga menunjukkan semacam pertarungan antara oil-based economy vs digital economy.

Oil-based economy adalah “ekonomi gaya lama” yang sangat bergantung pada kekuatan minyak – sumber pemicu utama dari ancaman global warming. Merekalah penguasa ekonomi era industrial – atau era sebelum lahirnya ledakan ekonomi digital (internet economy).

Mereka cukup dominan dalam daftar diatas, diwakili oleh raksasa minyak Exxon, Chevron, Shell dan raksasa otomotif Toyota dan Volkskwagen (konsumsi BBM mobil adalah juga salah satu sumber pencemar tertinggi yang menciptakan global warming).

Digital economy powerhouse dalam daftar diatas diwakili oleh Apple, Microsoft, Samsung Electronics dan Google. Sejalan dengan ledakan ekonomi berbasis digital, mungkin perusahaan ini kelak akan makin menggeser kekuatan ekonomi berbasis minyak (oil and automotive industry).

Catatan # 3 : The Price of Innovation. Peringkat nomer satu daftar diatas adalah Apple, dengan net profit yang amat masif, 500 triliun. Angka ini lebih dari 20 kali lipat net profit Bank BRI, dan juga cukup untuk membiayai 25% APBN Indonesia tahun depan.

Yang juga mencengangkan adalah Apple meraup profit segede gaban itu “hanya” dengan membuat smartphone iPhone (plus MAC dan iPad) dengan model yang amat terbatas. Apple jarang membuat terlalu banyak tipe produk. Pilihan model mereka selalu minimalis dan simpel.

Namun filosofi simplicity yang digabungkan dengan kekuatan desain yang amat powerful, benar-benar memberikan impak finansial yang masif.

Itulah mungkin the power of innovative design. Harga sebuah ide produk yang inovatif bisa menembus 500 triliun rupanya.

Kita bisa bilang, profit Apple memang seperti “menembus imajinasi”. Sebuah testamen akan kekuatan desain produk yang inovatif demi menciptakan kekayaan yang amat brutal.

DEMIKIANLAH, tiga catatan ringkas terhadap daftar peringkat 15 perusahaan terbesar di dunia.

Sekali lagi, mereka semua adalah ikon-ikon bisnis global yang terus menciptakan “economic value added” bagi pelanggan dan juga pemegang sahamnya. Dan dalam proses itu, mereka menciptkan profit dalam jumlah yang fenomenal : ratusan triliun terus mengalir setiap tahun. Every year.

Masa depan mereka adalah juga masa depan peradaban manusia. Dan kapitalisme global masih akan terus mengibarkan benderanya di segenap penjuru bumi.

Sumber : strategimanajemen .net

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*